Arwildayanto Lantik 28 Orang Sarjana Baru Jurusan PLS

Oleh: Novawaty Kansil, S.Pd., M.Pd . 4 Juli 2021 . 18:06:39

Gorontalo - Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Arwildayanto, M.Pd pada Sabtu, 3 Juli 2021 bertempat di aula desa wisata pantai Minanga melantik 28 orang sarjana baru Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) periode semester Genap 2020/2021. Pelantikan sarja baru Jurusan PLS ini dihadiri oleh aparat pemerintah desa Kotajin Utara, dosen PLS, dan Tenaga Kependidikan di lingkungan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo.

Kepala desa Kotajin Utara Mahmud K. Mayango dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan kebanggaan yang luar biasa atas pelaksanaan yudisium akhir program yang baru pertama kali di lakukan khususnya di pantai Minanga yang berada di desa paling utara ujung Gorontalo yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Utara tersebut. Desa Kotajin Utara terbagi atas 4 dusun yaitu dusun Batu Dama, Dusun Otanojini, Dusun Pantai Minanga, dan Dusun Pasir Putih, sebagian besar mata pencaharian masyarakatnya adalah di bidang pertanian dan kelautan. “Pantai Minanga sendiri merupakan tempat wisata yang di kelola oleh BUMDes yang Alhamdulillah omzetnya mencapai kurang lebih 50 juta per minggunya, di Pantai Minanga juga setiap tahunnya sering dijadikan tempat untuk ritual tradisi mandi safar yang dilakukan pada setiap awal bulan Safar, dalam penanggalan bulan Islam atau tahun Hijriyah”. Tuturnya 

Sementara itu Dekan FIP Arwildayanto menyampaikan “melalui potensi Pantai Minanga yang mampu meraup omzet hingga hampir 50 juta per minggunya ini dapat menjadi contoh bagi sarjana baru Jurusan PLS dan bagi kita semua, bahwa walaupun belum sarjana, tetapi Kepala Desa Kotajin Utara sudah berhasil mengembangkan BUMDes di desanya dengan baik”. Dengan pencapaian Kepala Desa tersebut Arwildayanto menawarkan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang ada di Universitas Negeri Gorontalo yang bertujuan membantu masyarakat yang telah memiliki prestasi atau pengalaman kerja untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi lagi. System pembelajarannya tetap menggunakan satuan kredit semester (SKS) dalam bentuk mata kuliah melalui penyetaraan akademik dan pengalaman kerja atau pelatihan bersertifikat dengan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan mahasiswa reguler.

Arwildayanto berharap lulusan sarjana Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS) bisa mencermati berbagai peluang selama pandemik Covid 19, dimana pendidikan dilaksanakan lebih banyak di rumah, di masyarakat. Artinya, peran sekolah formal sudah banyak digantikan oleh pendidikan non formal sebagai basis keilmuannya. Lulusan PLS yang baru dilantik bisa melihat sisi positif, dengan menghadirkan berbagai platform, aplikasi, terkait konten pendidikan non formal yang lebih interaktif dapat membantu orang tua siswa dan masyarakat sebagai sumber belajar. Sekaligus lulusan PLS  lebih aktif  berpartisipasi dalam memberikan pendidikan bagi anak-anak yang tidak mendapatkan layanan pendidikan melalui jalur formal dan mengamalkan ilmu yang diperoleh sesuai dengan bidang keahlian dimanapun mereka akan bekerja dan bertugas nanti, tentunya senantiasa menjaga nama baik Almamater Universitas Negeri Gorontalo. (Humas FIP)

Agenda

29 Juli 2021

Kegiatan Refleksi dan Evaluasi Permata Jurusan BK FIP Universitas Negeri Semarang

-

10 Juli 2021

Yudisium Akhir Program Jurusan Manajemen Pendidiikan

Dilaksanakan di Rumah Marly Gorontalo

7 Juli 2021

Visitasi Audit Mutu Internal di Fakultas Ilmu Pendidikan

-

2 Juli 2021

Rapat Pengelola PEDAGOGIKA TV FIP UNG

-