fip.ung.ac.id, Gorontalo – Dalam rangka meningkatkan kreativitas guru, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan webinar nasional dengan tema “Meningkatkan Kreativitas Guru dalam Pengimplementasian Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar”. Sabtu, (19/11/2022)

Webinar nasional yang berlangsung secara daring melalui via zoom ini berkaitan dengan mata kuliah Pengembangan Kurikulum di Sekolah Dasar yang diampuh oleh beberapa dosen PGSD yakni Prof. Dr. H. Abdul Haris Panai, S.Pd., M.Pd, Dr. Gamar Abdullah, S.Si., M.Pd, dan Dr. Hj. Rusmin Husain S.Pd., M.Pd.

Dr. Gamar Abdullah, S.Si., M.Pd selaku anggota tim dosen pengampunmata kuliah mengatakan, webinar ini turut mengundang beberapa narasumber hebat yang ahli dalam bidang kurikulum khususnya pada perancangan dan implementasi kurikulum merdeka.

“Narasumbernya antara lain, Kepala Dinas Pendidikan Kota Gorontalo Bapak Dr. Lukman Kasim, S.Pd., M.Pd dengan materi yang dibawakan mengenai Arah Kebijakan Pengembangan Kurikulum Merdeka Di SD. Kemudian narasumber kedua oleh Kepala SDN 63 Kota Timur Bapak Zefrin, S.Pd., M.Pd dengan materi mengenai Perancangan Pembelajaran Berdasarkan Kurikulum Merdeka.

“Sedangkan untuk narasumber ketiga yaitu Kepala SDN 22 Dungingi Bapak Andi Arkom, S.Pd., M.Pd dengan materi mengenai Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar, Kendala dan Permasalahannya,” ujar Gamar.

Gamar menjelaskan, pelaksanaan webinar ini mendapat apresiasi dari Ketua Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar Bapak Dr. Candra Cuga, S.Pd., M.Pd. Tidak hanya apresiasi dari Ketua Jurusan tapi webinar ini, juga mendapatkan dukungan penuh dari semua dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Abdul Haris Panai, S.Pd., M.Pd selaku ketua tim teaching mata kuliah Pengembangan Kurikulum dalam sambutannya menyampaikan bahwa webinar ini dibuat untuk memfasilitasi mahasiswa guna menambah wawasannya dalam peningkatan pemahaman terkait dengan implementasi kurikulum merdeka khususnya di Sekolah Dasar.

“Berdasarkan tiga topik yang telah dibahas dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka khususnya di Kota Gorontalo disesuaikan dengan arah kebijakan pendidikan nasional melalui program sekolah penggerak yang mencakup 5 intervensi yaitu pendampingan konsultatif dan asimetris, penguatan SDM sekolah, pembelajaran dengan pradigma baru, perencanaan berbasis data, dan digitalisasi sekolah”

“Selain itu, webinar ini juga membahas permasalahan dalam penerapan kurikulum merdeka di Sekolah Dasar antara lain pradigma berfikir, penguasaan IT, istilah tua muda, kurang inovatif dan kurangnya sarana prasarana. Menurut bapak Andi Arkom dalam mengatasi permasalahan tersebut yaitu dengan memaksimalkan media digitalisasi,” ujarnya.

Mantan Dekan FIP UNG periode tahun 2011-2014 itu mengatakan, webinar ini tidak dapat terlaksana dengan baik tanpa adanya kerja sama antara panitia, dimana panitia pelaksana webinar ini merupakan gabungan beberapa mahasiswa semester tiga dari kelas A sampai kelas D.

“Panitia penyelenggara berharap kedepannya semoga di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo khususnya pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dapat memfasilitasi pembelajaran mahasiswanya sesuai dengan perubahan kurikulum yang berlaku,” tandasnya.

Leave a Comment