fip.ung.ac.id, Gorontalo – Kamis (8/5/2023), bertempat di Aula Fakultas Ilmu Pendidikan, mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menggelar seminar nasional dengan tema “Membangun Fondasi Saintifik Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran yang Menyenangkan”. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Prof Dr. Arwildayanto, M.Pd. dan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Pupung Puspa Ardini, M.Pd, Ketua dan Sekretaris Jurusan PG-Paud, Dosen mata kuliah sains dan pembelajaran dan mahasiswa di lingkungan Jurusan PG-Paud Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo.Seminar nasional ini dengan menghadirkan narasumber Dr. Maulidya Ulfa, M.Pdi melalui zoom dosen dari PG-PAUD dari UIN Syekh Nurjati Cirebon.
Yenti Juniarti, S.Pd,M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa“tujuan seminar nasional ini adalah menghasilkan Implementation of Arrangement (IA) antara PG-PAUD FIP UNG dengan UIN Syekh Nurjati Cirebon . Selain itu tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang Membangun Fondasi Saintifik Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran yang Menyenangkan ”
Dekan Prof Dr. Arwildayanto, M.Pd Fakultas Ilmu Pendidikan UNG mengapresiasi kegiatan seminar nasional jurusan PG-Paud Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo0
“Alhamdulillah jurusan PG-PAUD mendapat akreditasi unggul dengan nilai unggul. Memang pada dasarnya kita tahu bahwa pmbelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini menjadi pondasi dasar dalam rangka membangun pola pikir kritis bagi anak-anak usia dini. Jika kita mendidik anak-anak dengan cara kekerasan akan menghambat kreatifitas dan perkembangan sel otak” ujarnya.
“kita berharap anak-anak dapat belajar dengan semaksimal mungkin serta bertanya secara kritis sehingga diskusi hari ini akan lebih ilmiah dan memperdalam ilmu kita bagaimana proses pembelajaran yang menyenangkan kepada anak usia dini. Dan beliau juga mengharapkan kepada mahasiswa jangan menjadikan kegiatan ini hanya sekedar menggugurkan kewajiban namun harus benar-benar mendalami ilmu yang diberikan dengan sebaik-baiknya serta menerapkan ketika anda menjadi guru Paud nantinya” harapnya






