FIP UNG

Lokakarya Kurikulum Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNG Hadirkan Narasumber Dr. Asep Saepudin, M.Pd dari UPI Bandung

fip.ung.ac.id, Gorontalo – Program Studi (Prodi) Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan lokakarya kurikulum dengan mengundang narasumber Ketua Jurusan Penmas FIP Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dan juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Akademisi dan Program Studi Pendidikan Masyarakat Seluruh Indonesia (HAPPENMASI) yakni Bapak Dr. Asep Saepudin, M.Pd.

Lokakarya pengembangan kurikulum yang berlangsung di Aula Gedung FIP UNG pada hari Selasa 31 Oktober 2023 ini mengangkat tema “Merancang Kurikulum Merdeka Belajar Berbasis Outcome Based Education (OBE).

Dr. Asep Saepudin, M.Pd dalam materinya mengatakan, perancangan kurikulum ini terdiri dari tiga (3) tahap antara lain, yang pertama adalah perumusan Capaian Pembelajaran (CP). Bagi prodi yang telah beroperasi, tahap ini merupakan tahap evaluasi kurikulum lama, yakni mengaji seberapa jauh CP telah terbukti dimiliki oleh lulusan, dan dapat beradaptasi terhadap perkembangan kehidupan.

“Bagi Prodi baru, tahap pertama ini akan dimulai dengan analisis SWOT, penetapan visi keimuan prodi, melalui kebijakan universitas dalam pengembangan prodi. Hasil kajian akan memunculkan “profil lulusan” yang akan dihasilkan”

“Yang kedua, pembentukan & penyusunan mata kuliah. Pada tahap ini rumusan pengetahuan yang patut dikuasai dari suatu program studi diurai menjadi bahan kajian dan ditetapkan tingkat penguasan, keluasan, dan kedalamannya,” ujar Asep Saepudin.

Asep Saepudin mengatakan, penetapan ini perlu melibatkan dosen/laboran yang ada di program studi, dengan mengacu pada  keilmuan yang terkait dengan prodi. Untuk mengemas bahan kajian menjadi mata kuliah, dimulai dengan membuat matrik antara rumusan sikap, ketrampilan umum, ketrampilan khusus dengan bahan kajian, dan penetapan sks.

“Dan yang ketiga adalah penyusunan struktur & kerangka kurikulum. Tahap ini menyusun mata kuliah ke dalam semester, dengan memperhatikan beban sks rata-rata per semester 18-20 sks, ketepatan letak mata kuliah yang disesuaikan dengan keruntutan kemampuan dan integrasi antar mata kuliah”

“Selain itu, strategi pembelajaran yang direncanakan dalam usaha memenuhi capaian pembelajaran lulusan. Uraian mata kuliah dilengkapi dengan uraian capaian pembelajaran yang dibebankan pada matakuliah tersebut, dalam bentuk Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau nama lain yang setara,” ujarnya.

Lokakarya Kurikulum Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNG, Selasa 31/10/2023, di Aula Gedung FIP UNG