FIP UNG — Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) melaksanakan Program Magang Mandiri Berdampak PAUD Tahun 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Program ini difokuskan untuk menghidupkan kembali layanan pendidikan Kelompok Bermain (KB), PAUD, dan TK di Kabupaten Bone Bolango yang mengalami kekurangan tenaga pendidik.
Program magang ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone Bolango, dengan melibatkan 3 mahasiswa pada setiap lokasi penempatan. Secara keseluruhan, sebanyak 43 mahasiswa PGPAUD UNG ditempatkan di 22 lembaga PAUD dan TK di Kabupaten Bone Bolango selama empat bulan, hingga Maret 2026.
Ketua Jurusan PGPAUD FIP UNG, Dra. Rapi Us. Djuko, M.Pd., menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi dari kebijakan konversi mata kuliah magang menjadi 20 SKS, yang sebelumnya hanya setara dengan satu mata kuliah. Kebijakan tersebut pertama kali digagas oleh pimpinan fakultas sebagai upaya memperkuat pengalaman lapangan mahasiswa secara komprehensif.

“Program magang ini sudah berjalan dalam dua periode. Pada awalnya, mahasiswa ditempatkan di SD kelas awal sebagai bentuk dukungan terhadap program transisi PAUD ke SD. Namun, seiring berkembangnya kebutuhan di lapangan, Dinas Pendidikan meminta agar mahasiswa juga ditempatkan di TK dan PAUD, khususnya di Kabupaten Bone Bolango,” ungkapnya.
Penempatan mahasiswa di lembaga PAUD dan TK dinilai sangat strategis karena banyak lembaga mengalami kekosongan guru akibat pengangkatan guru menjadi PPPK. Kehadiran mahasiswa PGPAUD FIP UNG diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung proses pembelajaran anak usia dini.
Lebih lanjut, Dra. Rapi menegaskan bahwa mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa semester enam dan tetap membutuhkan pendampingan dari guru pamong serta pihak sekolah selama menjalankan tugas magang. Program ini dirancang secara terintegrasi dengan program sekolah sehingga capaian pembelajaran mahasiswa sejalan dengan kebutuhan lembaga.
“Harapan kami, keberadaan mahasiswa tidak hanya sebagai pemenuhan SKS, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi lembaga PAUD dan TK yang kekurangan tenaga pendidik, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bermakna bagi mahasiswa,” tambahnya.
Melalui Program Magang Mandiri Berdampak PAUD ini, FIP UNG menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, dengan menghadirkan solusi konkret atas permasalahan pendidikan anak usia dini di daerah.






