FIP UNG

Menyikapi Tantangan Pendidikan: Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling FIP UNG 2026

FIP UNG – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menyelenggarakan Seminar Nasional yang diorganisir oleh Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) Angkatan 2022. Seminar dengan tema “Isu Strategis Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo” ini dilaksanakan pada hari Senin, 16 Februari 2026, di Aula Masjid Kampus Sabiilurrasyaad UNG, yang dimulai pada pukul 07.00 WITA hingga 18.00 WITA.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari dunia pendidikan, termasuk narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi BK, seperti Dr. Aip Badrujaman, M.Pd (Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNJ), Prof. Dr. Muh. Farozin, M.Pd (Ketua Umum PB ABKIN), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Drs. Hamka Manopo, M.Pd (Pengawas BK). Seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan I FIP UNG, Dr. Candra Cuga, M.Pd., Guru Besar FIP UNG, Prof. Dr. Wenny Hulukati, M.Pd., Ketua Jurusan BK FIP UNG Salim Korompot, S.Pd., M.Pd., Ketua Penjaminan Mutu FIP UNG Mohamad Awal Lakadjo, M.Pd., Sekretaris jurusan BK FIP Mohamad Rizal Pautina, S.Pd, M.Pd., Kepala Upa BK Idriani Idris, S.Pd, M.Pd., serta para dosen-dosen BK FIP UNG. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan para guru Bimbingan dan Konseling.

Inovasi Mahasiswa Bimbingan dan Konseling dalam Bidang Teknologi

Dalam sambutan pembukaan, Wakil Dekan I FIP UNG, Dr. Candra Cuga, M.Pd., mengapresiasi kontribusi besar mahasiswa Jurusan BK FIP UNG dalam menciptakan inovasi di bidang Bimbingan dan Konseling. Ia menyampaikan dengan bangga bahwa mahasiswa Jurusan BK, seperti Alwi, bersama dengan dosen-dosen BK telah mengembangkan aplikasi inklusif untuk anak autis. Aplikasi ini menjadi contoh nyata bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan dalam mendukung layanan bimbingan untuk anak-anak berkebutuhan khusus.

“Ini merupakan langkah besar, dan saya sangat yakin bahwa kehadiran mahasiswa di dunia pendidikan akan memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo,” ujar Dr. Candra dalam sambutannya.

Menanggapi Isu-isu Strategis dalam Supervisi Bimbingan dan Konseling

Tema seminar yang diangkat juga sangat relevan dengan isu-isu yang terjadi di lapangan, termasuk tantangan dalam supervisi Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo. Ketua Jurusan BK FIP UNG, Salim Korompot, M.Pd., menyampaikan bahwa seminar ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan mahasiswa yang terlibat dalam program UNG Mengajar batch 8. Mahasiswa ini telah mengumpulkan data dan informasi penting terkait dinamika di lapangan, yang kemudian menjadi bahan diskusi dalam seminar.

Menurut beliau, supervisi yang baik sangat penting dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada di sekolah, seperti kekerasan seksual, bullying, perundungan, dan isu-isu terkait kesejahteraan siswa. Dengan adanya seminar ini, diharapkan dapat ditemukan solusi strategis yang dapat diterapkan di Provinsi Gorontalo, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah-sekolah.

Kerja Sama dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Seminar ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kerja sama antara Fakultas Ilmu Pendidikan UNG dan instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo, serta berbagai pihak yang berkepentingan dalam pengembangan layanan Bimbingan dan Konseling di daerah tersebut. Rencana kerja sama antara Fakultas Ilmu Pendidikan UNG dengan Dinas Pendidikan Kabupaten dan Provinsi Gorontalo menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penjaminan mutu layanan di sekolah-sekolah.

Apresiasi dan Dukungan bagi Mahasiswa

Dalam penutupan sambutannya, Salim Korompot, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah bekerja keras dalam mengorganisir acara ini. Ia mengungkapkan bahwa seminar ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga sebagai wadah untuk menggali lebih dalam tentang tantangan dan solusi dalam bidang Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo.

“Semoga kegiatan ini bukan hanya menjadi kegiatan yang selesai begitu saja, tetapi menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan profesi Bimbingan dan Konseling di masa depan. Terima kasih kepada seluruh peserta, narasumber, dan panitia yang telah membuat acara ini sukses,” ujar beliau.

Acara seminar nasional ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, termasuk NTT, Kalimantan, Sangihe, Palu, Manado serta Gorontalo, baik secara langsung maupun daring.

Harapan untuk Masa Depan

Dengan terlaksananya Seminar Nasional ini, Fakultas Ilmu Pendidikan UNG berharap dapat terus berperan aktif dalam mengembangkan dan memperbaiki layanan Bimbingan dan Konseling di Provinsi Gorontalo. Kedepannya, diharapkan akan ada lebih banyak kolaborasi antara berbagai pihak untuk mewujudkan sistem pendidikan yang lebih baik dan inklusif.