FIP UNG

Siapkan Guru BK Profesional, BK FIP UNG Gelar Workshop Penguatan Kapabilitas Praktik

Mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling (BK), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menggelar Workshop Penguatan Kapabilitas Praktik Layanan Bimbingan dan Konseling, Rabu (7/1/2026), bertempat di Aula Masjid Kampus Sabiull Arsyad UNG. Kegiatan ini diikuti oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari jenjang TK, SD, SMP, MTs, SMA, hingga MAN se-Provinsi Gorontalo yang merupakan Projek mata kuliah “Survey Dinamika Perkembangan Bimbingan dan Konseling” yang diampu oleh Prof. Dr. Wenny Hulukati, M.Pd. Kegiatan ini dirancang sebagai wahana integrasi antara pembelajaran akademik dan implementasi praktik lapangan bagi mahasiswa.

Workshop ini menghadirkan berbagai sesi tematik yang membahas strategi dan metode layanan bimbingan dan konseling pada jenjang pendidikan usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah, serta pelatihan pelaksanaan layanan konseling individual.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNG, Prof. Dr. Arwildayanto, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran guru BK saat ini semakin strategis seiring dengan dinamika sosial, perkembangan teknologi, serta meningkatnya tantangan kesehatan mental peserta didik.

“Berbagai kebijakan terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menempatkan posisi guru BK secara sangat strategis. BK bukan sekadar layanan tambahan, tetapi menjadi fasilitator utama dalam mendampingi perkembangan peserta didik secara utuh,” ujar Prof. Arwildayanto.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan adaptivitas guru BK dalam merespons persoalan peserta didik di era digital, termasuk tantangan kecanduan gawai, isolasi sosial, serta rendahnya daya resiliensi generasi muda.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan III FIP UNG Dzulkarnain Anu, M.Pd, para guru besar FIP UNG Prof. Dr. Wenny Hulukati, M.Pd dan Prof. Dr. Maryam Rahim, M.Pd, serta para dosen Jurusan Bimbingan dan Konseling.

Sejumlah materi strategis disajikan dalam workshop ini, antara lain “Urgensi Layanan Bimbingan dan Konseling di Pendidikan Usia Dini” oleh Dr. Rudiyanto, M.Si, “Strategi dan Metode Layanan BK di Pendidikan Dasar” oleh Jumadi Mori Salam Tuasikal, M.Pd, serta “Strategi dan Metode Layanan BK di Pendidikan Menengah” oleh Salim Korompot, M.Pd dan Idriani Idris, M.Pd.

Kegiatan dilanjutkan dengan Pelatihan Pelaksanaan Layanan Konseling Individual yang dipandu oleh Jumadi Mori Salam Tuasikal, M.Pd, Dr. Ilham Khairi Siregar, M.Pd, Moh Awal Lakadjo, M.Pd, Salim Korompot, M.Pd, dan Mohamad Rizal Pautina, M.Pd, dengan penekanan pada praktik langsung dan penerapan layanan konseling.

Melalui workshop ini, diharapkan mahasiswa dan praktisi BK mampu memperkuat kompetensi profesional, mengembangkan praktik baik layanan BK, serta memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan pendidikan dan perkembangan peserta didik di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini akan berlanjut dengan pelaksanaan Seminar Nasional UNG Mengajar yang mengangkat tema Supervisi Bimbingan dan Konseling, sebagai upaya memperluas wawasan, memperdalam kajian akademik, serta memperkuat kualitas pengawasan dan pengembangan layanan BK di satuan pendidikan.