FIP UNG

“The First Action” Dies Natalis ke-1 Prodi Psikologi FIP UNG

fip.ung.ac.id, Gorontalo – Program studi (Prodi) Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) sebagai prodi baru di FIP UNG kini telah genap berusia satu tahun. Memperingati usia yang sangat belia itu, Prodi Psikologi menggelar acara Dies Natalis ke-1 yang bertemakan “The First Action”.

Ketua Prodi Psikologi FIP UNG, Sukma Nurilawati Botutihe mengungkapkan bahwa dalam peringatan Dies Natalis pertama Prodi Psikologi ini, pihaknya telah melaksanakan berbagai macam rangkaian kegiatan. Mulai dari sharing session, bakti sosial, lomba karya ilmiah dan pencanangan pembukaan Dies Natalis Prodi Psikologi FIP UNG.

“Pencanangan pagi tadi kita awali dengan senam bersama, kemudian siangnya kita mengadakan “Parents Day”, sekaligus dengan pembentukan Forum Orang Tua Mahasiswa Prodi Psikologi UNG. Kemudian Insya Allah dihari berikutnya itu kita akan ada malam puncak,” ungkap Sukma, Jum’at (12/5/2023).

Sebagai prodi yang baru terbentuk satu tahun lalu, kata Sukma saat ini jumlah mahasiswa Prodi Psikologi FIP UNG sendiri, baru memiliki 48 Mahasiswa, dan 7 orang dosen. Sehingga dengan demikian para mahasiswa ini nantinya akan menjadi angkatan pertama di Prodi Psikologi FIP UNG.

“Tema yang kita usung “The First Action” ini merupakan tema dari anak-anak mahasiswa kita. Bahkan seluruh ide maupun konsepnya itu, semuanya murni merupakan ide kreativitas dari anak-anak mahasiswa Prodi Psikologi,” tambahnya.

Olehnya, Sukma berharap di usia satu tahun Prodi Psikologi FIP UNG ini, bisa mendapat perhatian lebih dari pihak fakultas, dan terkhususnya dari pihak universitas. Sebab menurutnya, saat ini sejumlah prasarana yang dimiliki oleh Prodi Psikologi FIP UNG sendiri, dinilai masih sangat minim, baik untuk ruang dosen maupun ruang kuliah.

“Tentu kita Prodi Psikologi tetap istiqomah dengan niat awal kami, yaitu membentuk karakter yang unggul dan berdaya saing. Baik karakter yang memiliki kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual. Sehingga untuk mewujudkan itu, kami juga berharap dukungan dari seluruh pihak, terutama dari pihak lembaga Universitas Negeri Gorontalo,” pungkasnya.