FIP UNG

Mahasiswa KKN Tematik UNG Paparkan Program Kerja, Siap Wujudkan Desa Berbasis Potensi Lokal

FIP UNG – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap I Tahun 2026 Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan kegiatan pemaparan program kerja sebagai bentuk kesiapan sebelum terjun langsung ke lokasi pengabdian. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, bertempat di Aula Kantor Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.

Pemaparan program kerja ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Lokal melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal dan Infrastruktur serta Penguatan Digital dalam Rangka Peningkatan Kualitas Masyarakat.” Kegiatan ini menjadi langkah awal strategis dalam memastikan program yang dirancang mahasiswa selaras dengan kebutuhan masyarakat desa.

Sebanyak 10 mahasiswa peserta KKN turut ambil bagian dalam kegiatan ini, yang juga dihadiri oleh masyarakat setempat, aparat desa, serta perwakilan Karang Taruna. Setiap kelompok mahasiswa diwakili oleh satu orang untuk mempresentasikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN.

Adapun program yang dipaparkan mencakup berbagai bidang, di antaranya pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal, peningkatan literasi digital, pendampingan strategi pengembangan pertanian, optimalisasi pemanfaatan lahan, pembangunan desa, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kesehatan masyarakat.

Setiap pemaparan mendapatkan tanggapan, evaluasi, serta masukan secara langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Warni Tune Sumar, M.Pd, Kepala Desa Tabongo Barat Hairudin Umar, serta aparat desa lainnya. Proses review ini bertujuan untuk menyempurnakan perencanaan program agar lebih terarah, aplikatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Dr. Warni Tune Sumar, M.Pd menekankan pentingnya keselarasan antara program kerja mahasiswa dengan kebutuhan riil masyarakat desa. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam menyusun perencanaan yang matang, meningkatkan kemampuan komunikasi ilmiah, serta membangun sikap terbuka terhadap kritik dan saran konstruktif.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang program yang tidak hanya inovatif, tetapi juga relevan dan berkelanjutan sesuai dengan potensi yang dimiliki desa,” ungkap beliau.

Dengan terlaksananya kegiatan pemaparan program kerja ini, DPL menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan KKN Tematik yang berkualitas dan berkelanjutan. Seluruh program yang telah dipresentasikan dan direviu diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal guna mendorong pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan berbasis potensi lokal di Desa Tabongo Barat.