Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Tim dosen UNG berhasil meraih pendanaan dalam Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Hilirisasi Riset Prioritas, Riset Konsorsium Unggulan Berdampak, dan Inovasi Seni Nusantara Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
Tim pengusul yang diketuai oleh Dr. Nina Lamatenggo, SE, M.Pd., bersama anggota Apt. Wiwit Zuriati Uno, S.Farm., M.Si. dan Mita Alvionita, S.Pi, M.Si., mengusung judul pengabdian “Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang menjadi Produk Pangan Tinggi Kolagen sebagai Model Zero Waste Berkelanjutan di Desa Imana.”
Program pengabdian ini berfokus pada pemanfaatan limbah ikan cakalang yang selama ini belum dioptimalkan, untuk diolah menjadi produk pangan bernilai tambah tinggi yang kaya kolagen. Melalui pendekatan teknologi dan digitalisasi, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan nilai ekonomis limbah, tetapi juga mendorong terciptanya model pengelolaan berbasis zero waste yang berkelanjutan di tingkat desa.
Selain itu, program ini diharapkan mampu memberdayakan masyarakat Desa Imana melalui peningkatan keterampilan, penguatan kapasitas produksi, serta perluasan akses pasar berbasis digital. Dengan demikian, hasil riset tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi dapat dihilirisasi menjadi solusi nyata bagi masyarakat.
Capaian ini menjadi bukti komitmen UNG dalam mendukung pengembangan riset dan pengabdian yang berdampak langsung terhadap masyarakat, sekaligus berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan berbasis potensi lokal.
Keberhasilan ini juga diharapkan dapat memotivasi sivitas akademika UNG lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya-karya yang solutif, aplikatif, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.




