FIP UNG

Jejak Global Mahasiswa FIP UNG: Diplomasi Pendidikan Menguat di KBRI Bratislava

FIP UNG – Dalam upaya memperkuat jejaring internasional sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan di perantauan, tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo (FIP UNG) yang tengah mengikuti program Erasmus+ berkesempatan menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bratislava, Slovakia.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dirangkaikan dengan sesi perkenalan staf KBRI, yang semakin menghangatkan suasana kebersamaan antarwarga negara Indonesia di luar negeri. Momentum tersebut dimanfaatkan para mahasiswa untuk memperluas jejaring, sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di tanah rantau.

Dalam kesempatan tersebut, Rendi (lengkapi dengan nama lengkap dan program studi), bersama dua mahasiswa FIP lainnya, berkesempatan berdialog langsung dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Slovakia yang baru, Radianto Heru Nurcahyo. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi antara mahasiswa Indonesia dan KBRI sebagai representasi negara di luar negeri.

Lebih lanjut, Duta Besar juga memberikan perhatian khusus terhadap kerja sama akademik yang tengah dijalin antara Universitas Negeri Gorontalo dan Trnava University. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kolaborasi tersebut, serta berharap kerja sama ini mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dan Slovakia, khususnya di bidang pendidikan dan riset.

Kegiatan ini juga menjadi ajang inspiratif bagi mahasiswa, karena turut dihadiri oleh akademisi Indonesia yang tengah berkarya di kancah internasional, salah satunya Prof. Zetra Hainul Putra, S.Si., M.Sc., Ph.D., dosen Universitas Riau yang saat ini sedang menjalankan penelitian di Trnava University. Kehadiran beliau memberikan wawasan berharga terkait peluang dan peran strategis akademisi Indonesia di tingkat global.

Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, mahasiswa tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga membuka ruang diskusi strategis mengenai pengembangan kerja sama pendidikan lintas negara. Interaksi yang terjalin diharapkan mampu mendorong lahirnya kolaborasi berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional.