FIP UNG

Prof. Novianty Djafri Presents “Transformational Leadership Approach: Educational Leaders as Agents of Change in the Era of Disruption” at International Community Engagement Seminar

FIP UNG – Guru Besar Universitas Negeri Gorontalo sekaligus akademisi Jurusan Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNG, Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. tampil sebagai salah satu pembicara utama dalam International Community Engagement Seminar yang mengangkat tema “Innovative Leadership for Business Transformation Across Disciplines”. Kegiatan internasional ini diselenggarakan oleh Cendekia Publishing bekerja sama dengan Universidad Internacional del Ecuador (UIDE) serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam forum yang menghadirkan akademisi dan praktisi dari berbagai negara tersebut, Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. membawakan materi bertajuk “Pendekatan Kepemimpinan Transformatif (Transformational Leadership)”, yang menyoroti pentingnya peran pemimpin pendidikan sebagai agen perubahan di tengah tantangan era disrupsi.

Pada pemaparannya, Prof. Novianty menegaskan bahwa pemimpin di bidang pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai administrator, tetapi juga harus menjadi inspirator yang mampu menggerakkan seluruh komponen sekolah untuk mencapai visi bersama.

“Pemimpin transformasional mampu memotivasi anggotanya untuk melampaui kepentingan pribadi demi mewujudkan tujuan dan visi besar organisasi pendidikan,” pungkas beliau.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa salah satu karakteristik utama kepemimpinan transformasional adalah kemampuan memberikan perhatian individual (individualized consideration) serta stimulasi intelektual kepada setiap guru dan tenaga kependidikan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia secara optimal sekaligus membangun budaya kerja yang inovatif dan kolaboratif.

Dalam konteks perkembangan teknologi yang semakin pesat, Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. juga menekankan pentingnya kecerdasan manajerial bagi pemimpin pendidikan. Menurut beliau, kepala sekolah dan pemimpin pendidikan masa kini harus mampu mengambil keputusan berbasis data dengan didukung oleh literasi digital, kecerdasan emosional (emotional quotient/EQ), serta kecerdasan strategis (strategic quotient/SQ).

“Era disrupsi menuntut pemimpin untuk adaptif, responsif, dan mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam sistem pengelolaan pendidikan secara efektif,” ungkap beliau.

Selain itu, Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. mengulas konsep Difusi Inovasi sebagai strategi mempercepat penerimaan teknologi baru dalam lingkungan pendidikan. Dengan memahami pola psikologis masyarakat dalam menerima inovasi, proses transformasi digital di sekolah dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan.

Partisipasi Prof. Dr. Novianty Djafri, S.Pd.I., M.Pd.I. dalam seminar internasional ini menjadi bukti pengakuan terhadap kapasitas akademik dan kepakaran dosen Universitas Negeri Gorontalo di tingkat global. Keterlibatannya tidak hanya memperkuat jejaring internasional UNG, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata FIP UNG dalam pengembangan ilmu kepemimpinan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Melalui forum internasional tersebut, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo terus mempertegas komitmennya untuk menghadirkan gagasan-gagasan inovatif dan memperluas kolaborasi akademik global guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.